featured-image-mengenal-pemrograman-berorientasi-objek-menggunakan-php

Mengenal Pemrograman Berorientasi Objek (Menggunakan PHP)

Pemrograman berorientasi objek atau OOP (Object Oriented Programming) merupakan paradigma pemrograman yang memandang program sebagai kumpulan objek yang dapat menyimpan data dan dapat mengerjakan suatu tindakan.

Penjelasan

Ketika Anda melakukan pendaftaran akun baru di sebuah situs jejaring sosial, misalnya Facebook, biasanya Anda diminta untuk mengisi data diri Anda, seperti nama Anda, email, password akun yang Anda kehendaki, tanggal lahir Anda, dll. Setelah mengisikan semua data yg diminta dan menyelesaikan semua proses pendaftaran, maka Anda dapat login ke akun baru tersebut dan menggunakan berbagai fitur Facebook yg telah disediakan untuk Anda sebagai pengguna. Anda dapat menambahkan teman, menerima permintaan teman, membuat status baru, me-like status, membuat komentar pada status, dan masih banyak lagi. Jika kita anggap setiap pengguna Facebook merupakan sebuah objek, maka kita dapat merancang karakteristik objek pengguna Facebook sebagai berikut:

Setiap pengguna Facebook:
  Memiliki data:
    Nama
    Email
    Password
    ....
  Dapat melakukan:
    Tambah teman
    Buat status baru
    Like status
    ....

Contoh di atas dimaksudkan untuk memberi gambaran umum mengenai class, property/attribute, dan method/function.

  • Sebuah kelas (class) menunjukkan kerangka atau rancangan dari objek. Kerangka Mobil menunjukkan bagaimana susunan setiap mobil, baik itu Mobil A, Mobil B, Mobil C, atau mobil-mobil lainnya yg dibuat menggunakan kerangka mobil.
  • Property digunakan untuk menggambarkan sifat-sifat dari sebuah objek.
  • Method menunjukkan apa saja yg dapat dikerjakan oleh objek tersebut.

Dengan menggunakan tiga istilah tersebut, contoh rancangan karakteristik pengguna Facebook di atas dapat dituliskan ulang sebagai berikut:

class pengguna Facebook
  property:
    Nama
    Email
    Password
    ....
  method:
    Tambah teman
    Buat status baru
    Like status
    ....

Contoh Kode Program

Kode di bawah ini akan melakukan hal-hal berikut:

  1. Membuat kelas Mobil
  2. Membuat 2 buah objek berdasarkan rancangan yg dibuat dalam kelas Mobil. Dua objek mobil tersebut kita beri nama mobil_A dan mobil_B
  3. Menyalakan mesin mobil_A dan mobil_B
  4. Menampilkan status mobil
  5. Mematikan mesin mobil_A
  6. Menampilkan kembali status mobil
<?php
// Membuat rancangan Mobil
class Mobil {
  // Beberapa property yg dimiliki oleh Mobil: warna, merek, kecepatan_maksimum, status_mesin (status mesin nyala atau mati)
  public $warna;
  public $merek;
  public $kecepatan_maksimum;
  public $status_mesin = "mati";
 
  // method untuk menyalakan mesin mobil
  function nyalakan_mesin() {
    // Kode untuk menyalakan mesin mobil
    // ...
    $this->status_mesin = "nyala";
  }
 
  // method untuk mematikan mesin mobil
  function matikan_mesin() {
    // Kode untuk mematikan mesin mobil
    // ...
    $this->status_mesin = "mati";
  }
}
 
// Membuat objek mobil berdasarkan rancangan yg telah dibuat dalam class Mobil
$mobil_A = new Mobil();
$mobil_B = new Mobil();
 
// Menyalakan mesin mobil_A dan mobil_B
$mobil_A->nyalakan_mesin();
$mobil_B->nyalakan_mesin();
 
// Menampilkan status mesin mobil_A dan mobil_B
echo '#1 Status mesin mobil_A: ' . $mobil_A->status_mesin . '<br>';
echo '#1 Status mesin mobil_B: ' . $mobil_B->status_mesin . '<br>';
 
// Mematikan mesin mobil_A
$mobil_A->matikan_mesin();
 
// Menampilkan kembali status mesin mobil_A dan mobil_B
echo '#2 Status mesin mobil_A: ' . $mobil_A->status_mesin . '<br>';
echo '#2 Status mesin mobil_B: ' . $mobil_B->status_mesin . '<br>';

Contoh di atas akan memberikan hasil sebagai berikut:

#1 Status mesin mobil_A: nyala
#1 Status mesin mobil_B: nyala
#2 Status mesin mobil_A: mati
#2 Status mesin mobil_B: nyala

Muhammad Ikhsan

Senang belajar dan berbagi ilmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *